Jurnal Refleksi Minggu Ke-1

 Salam Sehat dan Bahagia,

Pada akhir pembelajaran modul 1.1 setiap CGP membuat Koneksi Antar Materi Filosofi Pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD) tentang Pendidikan. Di dalam koneksi antar materi tersebut CGP membuat kesimpulan dan refleksi mengenai perilaku atau pemikiran yang berubah setelah mempelajari Filosofi pemikiran KHD tentang pendidikan, serta perubahan yang

segera di terapkan lebih baik dikelas yang mencerminkan pemikiran KHD tentang pendidikan. Pada akhir pembelajaran di modul 1.1 adalah Aksi Nyata sebagai perwujudan perubahan dalam proses pembelajaran di kelas atau di sekolah yang sesuai dengan pemikiran KHD.

Dari kegiatan aksi nyata yang kita lakukan di kelas atau sekolah kita dapat melakukan refleksi, salah satunya dengan menulis jurnal refleksi.Jurnal refleksi merupakan salah satu kunci pengembangan keprofesian seorang pendidik, karena bisa mendorong pendidik untuk mengaitkan teori dan paktik, menumbuhkan ketrampilan dalam mengevaluasi secara kritis dari sebuah tema yang diajarkan, untuk merenungi apakah pembelajaran sudah berjalan sesuai rencana atau tidak. Sehingga dengan jurnal refleksi ini kita dapat mengambil langkah perbaikan untuk menuju kualitas pembelajaran yang lebih baik.

Terdapat banyak model jurnal refleksi, namun disini saya mencoba menampilkan model “4F” yang dikembangkan oleh Dr.Roger Greenaway.Berikut tahap model 4F, yaitu :

·      Facts (Peristiwa), penulis dituntut untuk menceritakan pengalaman selama melaksanakan pembelajaran di saat menerapkan aksi nyata ke dalam kelas. Kemudian, hal baik apa sajakah yang telah dialami pada proses tersebut. Selanjutnya, menuliskan hambatan dan kesulitan yang dialami. Selanjutnya solusi yang dilakukan penulis dalam mengatasi hambatan tersebut.

·      Feelings (Perasaan), penulis menuangkan perasaan selama proses pembelajaran berlangsung.  Termasuk mengungkapkan penyebab munculnya perasaan tersebut.

·      Findings (Pembelajaran), penulis menceritakan tentang sejumlah pelajaran yang dapat dipetik dari proses pembelajaran yang sudah dilaksanakan. Pada bagian ini penulis menemukan hal baru mengenai diri setelah proses tersebut.

·      Future (Penerapan), penulis menuliskan tentang apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki jika ditemukan sejumlah kesalahan agar tidak kembali berulang. Termasuk aksi nyata apa yang akan dilakukan setelah memeroleh pengalaman dari proses tersebut.


Berikut perjalanan calon pendidikan guru penggerak

  • Pada hari Rabu, 18 Mei 2022 pukul 11.00 – 12.00 WIB, Pembukaan Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 5 saya ikuti melalui youtube. Dimana dalam kegiatan tersebut Dr.Praptono M.Ed. Direktur KPSPTK yang melaporkan rangkaian persiapan pendidikan guru penggerak. Dan Peresmian pendidikan guru penggerak di wakili oleh Dr.Iwan Syahril, Ph.D. sebagai Dirjen Kemendibudristek
  • Kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring melalui LMS pada hari Kamis, 19 Mei 2022. Dimana CGP memulai kegiatan dengan Tes awal modul 1 dan literasi etika penggunaan bahan ajar
  • Pada hari Minggu, 22 mei 2022 kegiatan Lokakarya Orientasi bertempat di Vanda Gardenia Hotel Jalan Raya Trawas, Desa Ketapangrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pembukaan lokakarya, pemaparan guru penggerak. Setelah itu masuk kedalam kelompok untuk mendiskusikan harapan dan kekhawatiran pengawas, kepala sekolah, dan calon guru penggerak selama menjalani program pendidikan tersebut.Dilanjutkan dengan sosialisasi pembuatan portofolio digital
  • Aktifitas yang dikerjakan oleh CGP adalah :
  1. Mulai dari diri sendiri dengan kegiatan eksplorasi konsep audio visual , disini saya memberikan tanggapan reflektif tentang potret pendidikan Indonesia sejak jaman kolonial hingga pendidikan masa kini. Setelah itu kita ekplorasi konsep visual, dimana saya membuat video dalam memaknai dan menghayati pemikiran Ki Hadjar Dewantara (KHD) tentang pendidikan
  2. Melalui goegle meet dengan Fasilitator Bapak Ratno Jaya Kumar dan Pengajar Praktik Bapak Ignatius Budiono dan Bapak Khoirul Ikhsan masuk ke ruang kolaborasi melakukan kegiatan diskusi, dan presentasi, refleksi  dengan tema menemukan nilai-nilai luhur kearifan budaya daerah yang relevan menjadi penguatan karakter murid
  3. Sebagai wujud memahami , memaknai, dan menghayati pemikirian filosofi KHD, saya demonstrasikan dalam bentuk puisi
  4. Kegiatan berikutnya adalah elaborasi Pemahaman pemikiran KHD tentang Pendidikan dengan Instruktur Bapak Munajat
  5. Membuat koneksi antar materi, disini membuat kesimpulan dan refleksi pengetahuan dan pengalaman baru yang saya pelajari dari pemikiran KHD melalui artikel blog
  6. Kegiatan akhir adalah mendokumentasikan kegiatan aksi nyata  penerapan pemikiran KHD di kelas dan sekolah



 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Koneksi Antarmateri Modul 3.1

Koneksi Antar Materi Kesimpulan dan Refleksi Filosofi Pemikiran Ki Hajar Dewantara Tentang Pendidikan